Pemuda Islam: Motor Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Bersatu

Posted by : redaksi October 31, 2025 Category : Pendidikan

Inilahmedia.com, BANDUNG

Guru besar manajemen pendidikan,Prof.Dr.Ahmad Rusdiana memgatakan bahwa Dalam semangat Sumpah Pemuda, pemuda Islam diharapkan menjadi motor penggerak perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Bukan hanya aktivitas fisik, tetapi gerakan nilai yang menebar kebaikan, keilmuan, dan akhlak mulia.

Menurutnya,Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya” (HR. Ahmad).

“Pemuda Islam harus bergerak melawan kebodohan dengan ilmu, melawan kemiskinan dengan kerja keras, dan melawan kezaliman dengan akhlak dan doa.” Ujar Rusdiana, dalam penjelasnnya kepada wartawan, Jumat, 31 Oktober 2025.

Ia mengutarakan bahwa Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri” (QS. Ar-Ra’d: 11). Gerakan pemuda yang beriman akan selalu dibimbing oleh Allah, sebagaimana Ashabul Kahfi yang diselamatkan karena iman dan persatuan mereka.

“Persatuan dan ukhuwah adalah kunci kekuatan umat dan bangsa. Rasulullah SAW bersabda, “Tangan (pertolongan) Allah bersama jamaah” (HR. Tirmidzi). Pemuda Islam harus menjadi perekat sosial, jembatan damai, dan sumber kekuatan bagi masyarakat.” Ucapnya.

Lebih jauh Rusdiana memaparkan bajwa dalam konteks Indonesia, persatuan pemuda menjadi pilar bangsa. Ukhuwah Islamiyah harus bersinergi dengan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan) dan ukhuwah insaniyah (persaudaraan kemanusiaan).

“Mari kita jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk membangun bangsa dengan iman, ilmu, dan amal. Hidupkan kembali semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” dalam setiap langkah, kerja, dan doa kita.” ajak Rusdiana yang juga pembina YSDP Al- Misbah Kota Bandung.

Tiga Pelajaran Penting:

  1. Keimanan yang kokoh sebagai fondasi setiap gerakan.
  2. Semangat bergerak dan berjuang sebagai bukti iman yang hidup.
  3. Persatuan dan ukhuwah sebagai kunci kekuatan umat dan bangsa.

“Rasulullah SAW bersabda, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR. Muslim). Mari kita jadilah pemuda yang kuat imannya, luas ilmunya, dan kokoh ukhuwahnya.” Pungkasnya.*** har

RELATED POSTS